Bendera Tiongkok

Tiongkok

Tiongkok membentang 9,6 juta km persegi dari Gurun Gobi hingga hutan hujan subtropis, dari dataran tinggi Himalaya hingga megapolitan berpenduduk puluhan juta jiwa — lima ribu tahun peradaban berkesinambungan yang meninggalkan kepadatan warisan budaya yang sulit ditandingi negara mana pun: Tembok Besar yang membentang di punggung pegunungan, Kota Terlarang di jantung Beijing, Pasukan Terakota di luar Xi'an, puncak-puncak karst Guilin yang terpantul di Sungai Li, hingga pilar-pilar batu pasir Zhangjiajie yang menginspirasi lanskap film Avatar. Satu hal penting untuk pemegang paspor Indonesia: Tiongkok TIDAK termasuk dalam daftar bebas visa unilateral 30 hari yang saat ini dinikmati banyak negara Eropa, Australia, dan beberapa tetangga ASEAN seperti Brunei — jadi kunjungan wisata langsung ke Tiongkok tetap memerlukan visa turis (L) yang diajukan lebih dulu. Namun ada satu fasilitas yang justru baru diberikan khusus untuk Indonesia: sejak 12 Juni 2025, WNI yang TRANSIT lewat Tiongkok menuju negara ketiga bisa singgah hingga 10 hari (240 jam) tanpa visa sama sekali — fasilitas yang sebelumnya tidak berlaku untuk paspor Indonesia.

  • Visakartu kedatangan digital
  • Ibu kotaBeijing
  • Mata uangCNY ¥
  • Zona waktuCST (UTC+8)
  • Bahasabahasa Mandarin Baku · bahasa Tionghoa · Putonghua
  • Penduduk1,4 M (2025)
  • Luas wilayah9.596.961 km²
  • KawasanAsia · Asia Timur
  • Kode telepon+86
  • Nama lokal中国
  • Listrik220 V
  • Jenis colokanNEMA 1-15 · Europlug · AS/NZS 3112
  • Sisi mengemudikanan
  • Domain internet.cn

Ketentuan Visa Tiongkok untuk WNI: Visa Turis untuk Kunjungan Langsung, Bebas Visa Transit 240 Jam untuk Persinggahan

Tiongkok telah memperluas kebijakan bebas visanya secara signifikan untuk banyak negara — tetapi Indonesia belum termasuk dalam daftar bebas visa unilateral 30 hari itu (per pengecekan langsung di situs resmi Badan Imigrasi Nasional Tiongkok/NIA: daftar tersebut mencakup 35 negara Eropa, Australia, Selandia Baru, tujuh negara Asia yakni Bahrain, Brunei, Jepang, Kuwait, Oman, Korea Selatan, dan Arab Saudi, serta enam negara Amerika — tidak ada Indonesia di dalamnya). Artinya, untuk kunjungan wisata, bisnis, atau keluarga secara langsung ke Tiongkok, WNI tetap perlu mengajukan visa turis (L) lebih dulu lewat Pusat Layanan Aplikasi Visa Tiongkok (CVASC) atau kedutaan/konsulat, dengan paspor, formulir, foto, itinerary, dan bukti pemesanan hotel. Kabar baiknya justru datang dari arah lain: sejak 12 Juni 2025, Indonesia ditambahkan ke daftar bebas visa transit 240 jam (10 hari) Tiongkok — fasilitas terpisah dari bebas visa unilateral, khusus untuk penumpang yang SEDANG TRANSIT menuju negara/wilayah ketiga (bukan tujuan akhir perjalanan). Syaratnya: memiliki tiket lanjutan dengan kursi dan tanggal keberangkatan yang sudah dikonfirmasi ke negara ketiga, masuk lewat salah satu pelabuhan masuk resmi yang ditunjuk di berbagai provinsi, dan tinggal maksimum 10 hari di wilayah yang diizinkan. Ini genuinely berguna bagi WNI yang rutenya kebetulan transit lewat bandara besar Tiongkok (misalnya Guangzhou atau Shanghai) menuju Eropa atau Amerika — daripada sekadar transit di bandara, singgah beberapa hari untuk menjelajah kota transit menjadi opsi nyata tanpa visa terpisah. Untuk tinggal lebih lama, bekerja, atau studi, jalur yang tepat tetap visa yang sesuai: M (bisnis), X (pelajar), atau Z (kerja, dengan izin tinggal dari kepolisian setempat/PSB dalam 30 hari setelah tiba). Hong Kong dan Makau punya sistem imigrasi yang sepenuhnya terpisah dari daratan Tiongkok — masuk ke salah satunya tidak menghitung sebagai masuk ke daratan, dan melanjutkan ke daratan tetap memerlukan visa/bebas visa terpisah.

Jenis visa

Visa Turis (L) — untuk kunjungan langsung

30 hari sekali/dua kali masuk, atau 90 hari multi-entry

Jalur standar WNI untuk wisata, mengunjungi keluarga, atau kunjungan langsung ke Tiongkok — karena Indonesia tidak termasuk bebas visa unilateral 30 hari. Diajukan lewat CVASC atau kedutaan/konsulat dengan paspor, formulir, foto, itinerary, dan bukti pemesanan hotel.

Bebas Visa Transit 240 Jam (10 Hari) — BARU untuk Indonesia sejak 12 Juni 2025

Maksimum 10 hari (240 jam); tidak berlaku untuk kunjungan wisata mandiri tanpa perjalanan lanjutan

Khusus penumpang yang TRANSIT lewat Tiongkok menuju negara/wilayah ketiga (bukan tujuan akhir). Indonesia baru ditambahkan ke daftar ini pada 12 Juni 2025. Syarat: tiket lanjutan dengan kursi dan tanggal terkonfirmasi ke negara ketiga, masuk lewat pelabuhan resmi yang ditunjuk.

Visa Bisnis (M), Pelajar (X), Kerja (Z)

M: 30-90 hari; X1: sesuai masa studi; X2: hingga 180 hari; Z: umumnya diperbarui tahunan

Bisnis (M) memerlukan surat undangan dari entitas bisnis Tiongkok; Pelajar (X1 studi jangka panjang di atas 180 hari, X2 kursus singkat) memerlukan surat penerimaan dan formulir JW201/JW202; Kerja (Z) memerlukan izin kerja dari pemberi kerja, dan izin tinggal dari kepolisian setempat (PSB) wajib diurus dalam 30 hari setelah tiba.

Informasi Penting untuk Pelancong Indonesia

  • Paspor Indonesia TIDAK termasuk bebas visa unilateral 30 hari Tiongkok — kunjungan langsung tetap memerlukan visa turis (L) yang diajukan lebih dulu lewat CVASC atau kedutaan/konsulat.
  • Sejak 12 Juni 2025, Indonesia MASUK daftar bebas visa transit 240 jam (10 hari) — khusus penumpang yang transit menuju negara ketiga dengan tiket lanjutan terkonfirmasi, BUKAN untuk kunjungan wisata mandiri ke Tiongkok sebagai tujuan akhir.
  • Siapkan aplikasi pembayaran SEBELUM berangkat: Tiongkok adalah masyarakat pembayaran QR (Alipay dan WeChat Pay). Tautkan kartu Visa/Mastercard Anda ke kedua aplikasi, lengkapi verifikasi paspor dan PIN pembayaran 6 digit — nama di kartu harus persis sama dengan paspor.
  • Great Firewall memblokir Google, Gmail, YouTube, Instagram, WhatsApp, dan sebagian besar aplikasi asing di jaringan internet lokal Tiongkok — siapkan roaming atau VPN dan SIM/eSIM lokal sebelum tiba. WeChat adalah aplikasi universal di dalam negeri untuk pesan, pembayaran, dan transportasi.
  • Paspor wajib berlaku minimal 6 bulan dengan minimal 2 halaman kosong. Bila menginap di tempat selain hotel, wajib melapor ke kantor polisi setempat (PSB) dalam 24 jam sejak tiba.
  • Hong Kong dan Makau punya sistem imigrasi yang sepenuhnya terpisah dari daratan Tiongkok — masuk ke salah satunya tidak dihitung sebagai masuk daratan, dan melanjutkan ke daratan memerlukan visa/bebas visa terpisah.
  • Jaringan kereta cepat terbesar di dunia menghubungkan kota-kota besar (Beijing-Shanghai sekitar 4,5 jam) — pesan lewat Trip.com atau 12306, paspor asing berfungsi di gerbang elektronik.
  • Bahasa Mandarin adalah bahasa utama; bahasa Inggris terbatas di luar hotel, bandara, dan kawasan wisata utama. Siapkan aplikasi penerjemah offline (Pleco) dan simpan alamat penginapan dalam aksara Han untuk memudahkan komunikasi dengan sopir taksi.
  • Hindari periode puncak liburan nasional: Golden Week (1-7 Oktober) dan Tahun Baru Imlek (Januari/Februari, tanggal berubah tiap tahun) — perjalanan domestik melonjak drastis, tiket dan hotel habis berminggu-minggu sebelumnya.
  • Seluruh Tiongkok memakai satu zona waktu, Waktu Beijing (UTC+8), meski wilayahnya membentang lima zona geografis — 1 jam lebih cepat dari WIB.
  • Tip TIDAK berlaku di daratan Tiongkok — tidak perlu memberi tip di restoran, taksi, atau hotel. Hong Kong punya kebiasaan berbeda dan tip lebih umum di sana.

Ringkasan perjalanan

Perjalanan ke Tiongkok tidak pernah selesai dalam satu kunjungan. Beijing adalah pusat warisan kekaisaran — Kota Terlarang, Alun-Alun Tiananmen, Kuil Surga, Istana Musim Panas — dan Tembok Besar di dekatnya punya karakter berbeda tiap ruas: Badaling yang mudah diakses lewat kereta gantung, Mutianyu dengan keseimbangan terbaik antara akses dan pemandangan, Jinshanling untuk pencinta fotografi. Xi'an menyimpan Pasukan Terakota dan tembok kota era Ming, tempat Jalur Sutra bermula menuju barat hingga Gua Mogao di Dunhuang. Shanghai memadukan arsitektur kolonial Bund dengan cakrawala futuristik Pudong di seberang sungai yang sama. Chengdu adalah kota panda dan hotpot Sichuan; Guangzhou dan Shenzhen adalah poros selatan kuliner Kanton dan industri teknologi. Di luar kota, lanskapnya berubah jadi lukisan tinta — puncak karst Guilin-Yangshuo di tepi Sungai Li, pilar batu pasir Zhangjiajie, lautan awan Gunung Huangshan, lembah air Jiuzhaigou. Dan kulinernya adalah dunia tersendiri dalam delapan aliran besar — hotpot pedas Sichuan, dim sum Kanton, bebek panggang Beijing, xiao long bao Shanghai, hingga mi sapi Lanzhou.

Jelajahi Tiongkok

Beijing & Warisan Kekaisaran

Kota Terlarang berdiri di jantung poros utara-selatan Beijing — 980 bangunan di lahan 72 hektar, kediaman kaisar Dinasti Ming dan Qing selama hampir lima abad, dan kompleks istana terbesar yang masih utuh di dunia. Balai Keharmonisan Agung, Halaman Dalam, Taman Kekaisaran, Galeri Harta Karun, dan pameran keramik bergilir di Balai Wenhua layak dikunjungi berulang kali. Pemesanan daring wajib dan kuota harian dibatasi. Gabungkan dengan Alun-Alun Tiananmen (gerbang selatan Kota Kekaisaran), Taman Jingshan (bukit buatan dari galian parit Kota Terlarang — panorama gratis terbaik di Beijing), Kuil Surga (tempat kaisar melakukan ritual persembahan musim dingin), dan Istana Musim Panas (tempat peristirahatan tepi danau Permaisuri Cixi dengan Danau Kunming dan Koridor Panjang).

Tembok Besar — memilih ruas yang tepat

Tembok Besar bukan satu tembok, melainkan jaringan benteng sepanjang lebih dari 21.000 km dari berbagai dinasti, dengan ruas era Ming di utara Beijing yang paling terkenal. Badaling paling banyak dikunjungi, telah direstorasi penuh, dan dapat dicapai lewat kereta suburban dan bus dalam waktu kurang dari dua jam — cocok bila waktu jalan kaki terbatas atau cuaca tidak menentu. Mutianyu menawarkan keseimbangan terbaik: naik kereta gantung, turun dengan toboggan, pengunjung lebih sedikit, dan pemandangan dramatis di ujung timur. Jinshanling adalah tembok bagi fotografer — sebagian direstorasi, sebagian runtuh, dengan menara pengawas yang menghilang dalam kabut sejauh berkilo-kilometer di kedua arah; jalur ridge empat jam menuju Simatai Timur adalah salah satu pendakian setengah hari terbaik di China utara.

Kota metropolitan — Shanghai, Beijing, Shenzhen, Chengdu

Shanghai memadatkan empat kota dalam satu. Arsitektur perbankan Eropa awal abad ke-20 di Bund menghadap cakrawala Pudong (Jin Mao, Shanghai World Financial Center, Shanghai Tower — gedung tertinggi kedua di dunia) di seberang Sungai Huangpu. Xintiandi dan bekas Konsesi Prancis melestarikan jalanan berpohon plane tree dan rumah lorong shikumen. Taman Yu, Kota Lama, dan feri Bund-ke-Pudong melengkapi akhir pekan panjang. Beijing menyeimbangkan hiper-urbanisme Shanghai dengan kehidupan hutong — gang-gang bata abu-abu sempit yang mengelilingi Menara Genderang dan Lonceng, halaman tepi danau Houhai, dan Distrik Seni 798 di bekas pabrik elektronik bergaya Bauhaus. Shenzhen menjadi poros Greater Bay Area di sebelah Hong Kong, sementara Chengdu tetap menjadi metropolis paling nyaman dihuni dengan rumah teh berusia satu abad di Taman Renmin.

Delapan tradisi kuliner

Delapan tradisi kuliner besar Tiongkok adalah tur dunia kuliner tanpa perlu meninggalkan negara ini. Sichuan di Chengdu dan Chongqing — hotpot pedas, rasa ma la (mati rasa-pedas), mapo tofu, mi dan-dan. Kanton di Guangzhou dan Hong Kong — dim sum pagi, daging panggang, hidangan laut. Beijing — bebek panggang di Quanjude atau Da Dong, mi tarik tangan dari Shanxi, jianbing untuk sarapan dari gerobak jalanan. Shanghai — xiao long bao berkuah, kepiting berbumbu arak musiman. Lanzhou di Gansu — sup mi daging sapi yang ditarik langsung di tempat, hidangan pembuka budaya kuliner Muslim Hui yang terdaftar UNESCO. Kawasan Muslim Xi'an — mi biang biang, sate kambing. Yunnan — mi beras over-the-bridge, jamur liar, masakan Dai dari selatan tropis. Sebagian besar restoran di kawasan wisata menyediakan menu bergambar sehingga mudah dipesan tanpa kendala bahasa.

Lanskap karst dan gunung suci

Di luar kota, lanskap Tiongkok berubah menjadi lukisan tinta klasik. Pegunungan karst Guilin dan Yangshuo menjulang sebagai puncak terisolasi dari sawah di sepanjang Sungai Li — pelayaran Guilin-Yangshuo empat jam adalah rute klasik, sementara bersepeda menyusuri Lembah Sungai Yulong di bawah menara karst adalah pilihan yang lebih santai. Pilar batu pasir kuarsit Zhangjiajie di Kawasan Wisata Wulingyuan menjulang dua ratus meter langsung dari lantai hutan dan menginspirasi Gunung Halleluyah yang melayang dalam film Avatar. Huangshan (Gunung Kuning) adalah puncak suci tradisi lukisan Tiongkok — punggungan granit, pohon pinus berkelok, dan matahari terbit di atas lautan awan. Jiuzhaigou dengan kompleks danau dan air terjunnya adalah lembah alpine yang paling banyak difoto di negara ini.

Panda dan Sichuan

Pusat Penelitian dan Pembiakan Panda Raksasa Chengdu, dua puluh menit di utara kota, adalah tempat terbaik melihat panda raksasa dari dekat pada segala usia — kunjungi sebelum pukul sepuluh pagi saat waktu makan berlangsung dan panda paling aktif. Bifengxia, dua jam ke arah barat, adalah cagar semi-liar yang lebih besar dengan program relawan harian atau mingguan untuk menyiapkan bambu dan mengamati dari dekat. Di luar panda, Sichuan menawarkan Buddha Raksasa Leshan (patung Maitreya duduk setinggi 71 meter diukir di tebing pertemuan sungai), gunung suci Buddha Emei Shan di atas garis awan, dan kota bersejarah Langzhong dengan halaman rumah era Ming-Qing yang masih utuh. Tutup perjalanan Sichuan dengan budaya kulinernya — makan malam pertunjukan opera Sichuan dengan perubahan wajah adalah acara wajib.

Cara menikmati destinasi ini

Beijing & Warisan Kekaisaran

Kota Terlarang (pemesanan daring wajib), Alun-Alun Tiananmen, Kuil Surga, Istana Musim Panas, gang-gang hutong, dan Distrik Seni 798. Lima abad warisan Dinasti Ming-Qing berkumpul di jantung kota.

Tembok Besar

Pilih ruas sesuai kebutuhan: Badaling paling mudah diakses dengan kereta gantung, Mutianyu punya keseimbangan terbaik (kereta gantung dan toboggan), Jinshanling untuk pendaki dan fotografer yang mencari suasana lebih sepi. Musim semi dan gugur paling ideal.

Xi'an & Jalur Sutra

Pasukan Terakota dan tembok kota era Ming di Xi'an, lalu menyusuri Jalur Sutra ke barat lewat Lanzhou, Zhangye (formasi bebatuan Danxia), Jiayuguan, hingga Gua Mogao di Dunhuang — perjalanan lintas gurun dan oasis yang menyentuh budaya Asia Tengah.

Shanghai & Kota Besar Selatan

Bund dan cakrawala Pudong yang berhadapan di tepi sungai yang sama, Taman Yu dan bekas Konsesi Prancis, ditambah Chengdu, Guangzhou, dan Shenzhen — perpaduan tradisi dan hipermodernitas yang menjadi ciri khas kota-kota besar Tiongkok.

Karst & Lanskap Alam

Pelayaran karst Guilin-Yangshuo di Sungai Li, pilar batu pasir Zhangjiajie yang menginspirasi Avatar, lautan awan Gunung Huangshan yang legendaris dalam lukisan tinta Tiongkok, dan lembah air Jiuzhaigou. Wajah asli Tiongkok di luar kota besar.

Panda & Sichuan

Pusat Penelitian dan Pembiakan Panda Raksasa Chengdu (kunjungi pagi hari untuk melihat panda paling aktif), Buddha Raksasa Leshan, Gunung Emei, hotpot pedas dan pertunjukan wajah berubah (bianlian) di malam hari — dengan Chongqing sebagai perjalanan tambahan lewat kereta cepat.

Uang & mata uang

Uang & mata uang
¥

Yuan Tiongkok (CNY)

Kode mata uang: CNY

Tips praktis seputar uang

Siapkan Alipay/WeChat Pay SEBELUM berangkat — ini prioritas persiapan nomor satu, bukan opsional

Tiongkok telah melompati era tunai dan kartu langsung ke masyarakat pembayaran mobile. Alipay dan WeChat Pay memproses hampir semua transaksi — dari pedagang kaki lima, taksi, hingga hotel dan tiket masuk wisata. Kabar baiknya, pemegang kartu Visa/Mastercard asing kini bisa menautkan kartu langsung ke kedua aplikasi tanpa perlu rekening bank Tiongkok. Sebelum berangkat: unduh Alipay (prioritas utama) dan WeChat Pay, tautkan kartu Anda, lengkapi verifikasi paspor dan PIN pembayaran 6 digit. Nama di kartu harus PERSIS sama dengan nama di paspor, dan kartu prabayar/virtual biasanya ditolak sistem. Kode QR yang Anda lihat di Tiongkok BUKAN QRIS — ini sistem tertutup Alipay/WeChat yang tidak terhubung dengan aplikasi dompet digital Indonesia sama sekali.

Mata uang: yuan Tiongkok (CNY/RMB) — tukar di bank resmi, bukan penukar tidak resmi

Mata uang resminya renminbi (RMB), unit dasarnya yuan (CNY). Uang kertas yang beredar: 1, 5, 10, 20, 50, dan 100 yuan; unit di bawah jiao (sepersepuluh yuan) praktis tidak dipakai lagi. Tukar di loket bank besar (Bank of China, ICBC, China Construction Bank) atau konter penukaran bandara — jangan pernah bertransaksi dengan penukar tidak resmi di jalanan. Kurs berfluktuasi, jadi cukup cek perkiraan kasar sebelum berangkat; penukaran besar sebaiknya menunggu sampai tiba, bukan di Indonesia yang jarang stok yuan.

ATM bank kota menerima kartu asing — tapi kartu GPN-only Anda tidak akan berfungsi, wajib Visa/Mastercard/UnionPay

ATM Bank of China, ICBC, China Construction Bank, dan Agricultural Bank menerima kartu Visa/Mastercard asing serta kartu UnionPay, mengeluarkan yuan tunai. Tersedia luas di kota, tapi langka di kota kecil dan pedesaan. Syarat mutlak: kartu Anda harus berlogo jaringan internasional Visa atau Mastercard — kartu ATM yang hanya berlogo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) TIDAK akan berfungsi sama sekali di Tiongkok. Batas penarikan sekali transaksi umumnya 2.500-10.000 yuan tergantung bank, dan biaya dikenakan dari kedua sisi (bank Tiongkok dan bank penerbit Indonesia Anda) — jangan bergantung sepenuhnya pada ATM, siapkan cadangan.

Tunai adalah jaring pengaman, tip tidak berlaku di daratan Tiongkok

Meski pembayaran mobile mendominasi, tetap bijak membawa tunai yuan secukupnya. Sebagian taksi, pedagang kaki lima, dan toko pedesaan masih lebih suka tunai, dan situasi ponsel kehabisan baterai atau aplikasi bermasalah bisa saja terjadi. Bawa campuran pecahan 100, 50, 20, dan 10 yuan. Di sisi lain, daratan Tiongkok TIDAK memiliki budaya tip — tidak perlu memberi tip tambahan di restoran, taksi, maupun hotel, sejalan dengan kebiasaan sehari-hari di Indonesia. Hong Kong punya kebiasaan berbeda dan tip lebih umum berlaku di sana.

Catatan: Selalu periksa kurs terkini sebelum bepergian. Penukaran uang tersedia di bandara, bank, dan money changer resmi.

Pertanyaan umum seputar uang

Apa mata uang Tiongkok dan pecahan apa saja yang beredar?

Renminbi (RMB), dengan unit dasar yuan (CNY). 1 yuan terbagi 10 jiao, tetapi unit di bawah jiao praktis tidak lagi beredar. Uang kertas: 1, 5, 10, 20, 50, dan 100 yuan — pecahan 100 yuan adalah yang terbesar. Bawa pecahan kecil campuran untuk kemudahan di pedagang kaki lima dan taksi.

Apakah kartu ATM GPN Indonesia bisa dipakai di Tiongkok?

Tidak. Kartu yang hanya berlogo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) tidak berfungsi di Tiongkok. Anda memerlukan kartu Visa atau Mastercard untuk menarik tunai di ATM bank besar Tiongkok, dan kartu yang sama untuk ditautkan ke Alipay/WeChat Pay guna pembayaran sehari-hari.

Apakah QRIS berfungsi di Tiongkok?

Tidak. Kode QR di Tiongkok adalah sistem tertutup Alipay dan WeChat Pay yang sama sekali tidak kompatibel dengan QRIS maupun aplikasi dompet digital Indonesia lain (GoPay, OVO, DANA). Solusinya adalah menautkan kartu Visa/Mastercard Anda langsung ke Alipay atau WeChat Pay sebelum berangkat, lalu memindai QR persis seperti warga lokal.

Bagaimana cara menyiapkan Alipay atau WeChat Pay sebagai turis asing?

Unduh aplikasi Alipay, masuk ke menu kartu bank, tambahkan kartu Visa/Mastercard Anda, selesaikan verifikasi paspor, lalu atur PIN pembayaran 6 digit. WeChat Pay memakai alur serupa lewat menu dompet. Pastikan nama di kartu persis sama dengan nama di paspor — dan lakukan ini SEBELUM tiba di Tiongkok, karena keterbatasan internet lokal membuat proses ini lebih sulit setelah mendarat.

Apakah kartu kredit asing bisa dipakai langsung di Tiongkok?

Jarang. Hotel mewah, gerai bandara, dan sebagian department store menerima kartu asing langsung, tetapi transaksi sehari-hari — restoran, minimarket, taksi — hampir seluruhnya lewat QR Alipay/WeChat Pay. Tanpa menautkan kartu Anda ke salah satu aplikasi itu, Anda akan kesulitan di banyak transaksi sehari-hari.

Berapa anggaran harian yang wajar untuk berwisata di Tiongkok?

Tergolong terjangkau untuk standar kenyamanannya. Jajanan jalanan beberapa yuan saja, makan di restoran lokal sekitar 30-50 yuan, hotel kelas menengah 400-800 yuan per malam. Kereta cepat antarkota berkisar 300-700 yuan untuk jarak menengah, penerbangan domestik sedikit lebih mahal. Beijing dan Shanghai jauh lebih mahal dibanding kota tingkat dua atau pedesaan.

Hong Kong dan Makau

Daerah administratif khusus Tiongkok — aturan masuk terpisah: visa Tiongkok tidak mencakup keduanya.

Bendera Hong Kong
Hong Kong

Daerah Administratif Khusus Tiongkok

Kebijakan visa tersendiri · Dolar Hong Kong (HKD)

Bendera Makau
Makau

Daerah Administratif Khusus Tiongkok

Kebijakan visa tersendiri · Pataca Makau (MOP)

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah WNI perlu visa untuk ke Tiongkok?

Ya, untuk kunjungan langsung. Paspor Indonesia tidak termasuk dalam daftar bebas visa unilateral 30 hari Tiongkok (berbeda dengan Brunei yang termasuk), jadi WNI wajib mengajukan visa turis (L) lebih dulu lewat CVASC atau kedutaan/konsulat sebelum berangkat untuk wisata, bisnis, atau kunjungan keluarga langsung ke Tiongkok.

Benarkah WNI bisa transit di Tiongkok tanpa visa?

Ya — sejak 12 Juni 2025, Indonesia ditambahkan ke daftar bebas visa transit 240 jam (10 hari) Tiongkok. Ini KHUSUS untuk penumpang yang transit menuju negara/wilayah ketiga dengan tiket lanjutan yang sudah dikonfirmasi, bukan untuk kunjungan wisata Tiongkok sebagai tujuan akhir perjalanan. Bila rute Anda kebetulan transit lewat bandara besar Tiongkok, ini bisa jadi kesempatan menjelajah singkat tanpa visa terpisah.

Apa syarat bebas visa transit 240 jam untuk WNI?

Anda perlu tiket lanjutan dengan kursi dan tanggal keberangkatan yang sudah dikonfirmasi menuju negara/wilayah ketiga (bukan kembali ke Indonesia), masuk lewat salah satu pelabuhan masuk resmi yang ditunjuk, dan tinggal maksimum 10 hari di wilayah yang diizinkan. Fasilitas ini mencakup kegiatan wisata, bisnis, dan kunjungan keluarga selama masa transit tersebut.

Bagaimana cara menyiapkan pembayaran untuk perjalanan ke Tiongkok?

Tautkan kartu Visa atau Mastercard Anda ke Alipay (prioritas utama) dan WeChat Pay SEBELUM berangkat — kedua aplikasi ini mendominasi pembayaran QR di Tiongkok, dan kartu kredit asing jarang diterima langsung di luar hotel bintang lima dan bandara. Lengkapi verifikasi paspor dan PIN pembayaran 6 digit; nama di kartu harus persis sama dengan nama di paspor.

Apakah WhatsApp dan Google bisa dipakai di Tiongkok?

Tidak, di jaringan internet lokal. Great Firewall Tiongkok memblokir Google, Gmail, YouTube, Instagram, WhatsApp, dan sebagian besar aplikasi asing lainnya. Siapkan roaming internasional (biasanya tetap bisa mengakses aplikasi tersebut lewat jaringan negara asal) atau VPN yang diinstal SEBELUM tiba di Tiongkok bila menggunakan SIM/eSIM lokal. WeChat menjadi aplikasi universal pengganti di dalam negeri.

Apakah Hong Kong dan Makau memakai bebas visa yang sama dengan daratan Tiongkok?

Tidak. Hong Kong dan Makau memiliki sistem imigrasi yang sepenuhnya terpisah dari daratan Tiongkok. Masuk ke Hong Kong atau Makau tidak dihitung sebagai masuk ke daratan, dan melanjutkan perjalanan ke daratan tetap memerlukan visa atau kelayakan bebas visa yang terpisah.

Berencana ke Tiongkok? Cek opsi masuknya dan ajukan secara online.

Dapatkan kartu kedatangan digital

Gunakan halaman Visaja ini sebagai titik awal, dan periksa aturan yang berlaku langsung ke sumber resmi sebelum mengajukan.